Naik signifikan, Partai Golkar diprediksi jadi juara di dapil Jabar IX
Partai Golongan Karya (Golkar) diprediksi akan menjuarai Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang.
.jpg)
Elshinta.com - Partai Golongan Karya (Golkar) diprediksi akan menjuarai Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat IX meliputi Sumedang, Majalengka, dan Subang.
Koordinator Tim Kerja Galih Dimuntur Kartasasmita (GDK) Kabupaten Majalengka, Edi Apriadi menyebut Partai Golkar di Majalengka mengalami kenaikan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan Pemilu 2019 silam. Hal itu diketahui setelah selesai pelaksanaan rekapitulasi C hasil di tingkat TPS dan DA Hasil di tingkat Kecamatan.
"Suara Golkar di Majalengka untuk DPR RI di Pemilu 2024 ini meningkat dibandingkan raihan suara pada Pemilu 2019," ujar Edi Apriadi
Rabu (28/2).
Edi mengacu pada hasil rekap internal Tim Kerja GDK terhadap D Hasil yang dihimpun dari 26 kecamatan di Majalengka. Hasil tersebut menunjukkan Golkar memperoleh 88.829 suara atau naik sekitar 26 ribu suara dari Pemilu 2019 dengan total suara 61.660.
Edi juga membeberkan Partai-partai besar yang berpotensi lolos mengantarkan kadernya ke Senayan. Untuk tingkat DPR RI di Majalengka, Edi menyebut PDIP berada di peringkat pertama dengan raihan suara 140.011, diikuti oleh PKS (121.939 suara), dan Gerindra (105.625 suara). Berikutnya Golkar (88.829 suara), PPP (77.953 suara), PAN (66.675 suara), PKB (63.432), dan Nasdem (24.785 suara).
"Kalau lihat data, yang akan mengisi kursi DPR RI di Dapil Jabar IX adalah PDIP, PKS, Gerindra, Golkar, PPP, PAN, dan PKB," terangnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Rabu (28/2).
Edi juga memastikan bahwa Golkar akan memperoleh dua kursi di Dapilnya. Kursi tersebut akan diisi oleh Galih Dimuntur Kartasasmita dan Elita Budiati.
Edi lantas mengajak masyarakat di Dapil Jabar IX, khususnya Majalengka untuk bersama-sama memantau setiap proses rekapitulasi suara di tingkat KPU Kabupaten.
Hal itu, masih kata Edi untuk menjaga stabilitas hasil rekapitulasi tingkat kecamatan demi mencegah adanya kekeliruan angka atau kesalahan rekapitulasi dan mencegah terjadinya kecurangan.
"Masyarakat harus terlibat aktif memantau setiap proses rekapitulasi Pemilu. Mari kita awasi bersama agar kemurnian hasil Pemilu tetap terjaga dan demokrasi berjalan secara sehat," pungkasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan informasi KPU, rekapitulasi tingkat Kabupaten akan mulai dilaksanakan pada tanggal 29 Februari - 5 Maret 2024.